Jumat, 12 Agustus 2022

KONEKSI ANTAR MATERI _ VISI GURU PENGGERAK

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.3 

VISI GURU PENGGERAK

        Pada modul 1.3 yang membahas tentang Visi Guru Penggerak peserta di minta untuk mengaitkan materi- materi yang telah dipelajari denngan materi lain yang relevan ke dalam rencana manajemen perubahan yang menerapkan paradigma dan model Inkuiri Apresiatif.   Di bawah ini merupakan uraian tentang keterkaitan antar materi yang telah kami ambil sebagai sebuah kesimpulan.

Pembelajaran menurut filusofi Ki Hajar Dewantara, siswa bukan sebuah kertas putih yang bisa kita isi dengan warna dan tulisan sebagaimana yang kita inginkan. Siswa adalah pribadi merdeka yang memang sudah membawa kodratnya dan telah tertulis sebelumnya sebagai kodrat alam. Disinilah peran guru adalah menuntun agar siswa tidak salah dalam mengambil jalan untuk menjadi dirinya sendiri.

Profil Pelajar Pancasila merupakan kompetensi yang harus dimiliki peserta didik kita. Ada 6 karakter yang harus dimiliki peserta didik kita yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berahklak mulia, berkebhinekaan tunggal, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Keenam karakter tersebut digunakan sebagai dasar dalam perubahan pada diri siswa. Perubahan akan terjadi dengan kolaborasi yang baik serta melibatkan semua warga sekolah dan masyarakat serta pemangku kepentingan di sekolah. Perubahan dimulai dari hal- hal kecil dan pembiasaan- pembiasaan yang sudah ada di sekolah.


Alur keterkaitan 

Nilai dan peran guru penggerak sebagai agen perubahan antar lain: menjadi pemimpin pembelajaran,menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi, mewujudkan kepemimpinan murid, dan menggerakkan komunitas praktisi. Sementara nilai guru penggerak yang melekat antara lain: berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, inovatif dan reflektif.

Inkuiri Apresiatif dipergunakan dalam mewujudkan perubahan pada sebuah komunitas sekolah yang dapat memberdayakan kekuatan- kekuatan yang sudah dimilikinya. Cara pandang positif yang akan membuka lebar sebuah kolaborasi mendorong perubahan yang tertuang dalam sebuah  visi yang akan kita capai dapat  terwujud .Visi guru penggerak harus sejalan dengan filusufi Ki Hajar Dewantara, sebuah pembelajaran yang mengutamakan kepentingan murid. Visi seorang guru penggerak harus mencerminkan peran dan nilai guru penggerak yaitu mewujudkan ketercapaian profil pelajar pancasila yang menjadi kompetensi yang hendak dicapai oleh murid.

Kaitan antara peran  pendidik, profil pelajar pancasila dan paradigma Inkuiri Apresiatif. Pendidk merupakan subjek atau pelaku agen perubahan dalam dunia pendidikan yang memiliki target tercapainya kompetensi profil pelajar pancasila dan untuk mewujudkan sebuah perubahan dapat terwujud, pendidik menggunakan paradigm IA sebagai kendaraan. Peran IA digunakan oleh pendidik untuk melakukan ko-kreasi untuk melangkah maju dengan menggunakan asset atau nilai- nilai positif yang ada pada diri pendidik itu sendiri. Dalam sebuah perubahan diawali dengan pertanyaan- pertanyaan yang berangkat dari cara berfikir positif. Dalam hal ini BAGJA ( Buat Pertanyaan Utama, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, jabarkan rencana, dan atur eksekusi ) digunakan untuk mewujudkan kolaborasi yang apresiatif dan bermakna untuk kemajuan pendidikan. BAGJA merupakan prakarsa perubahan yang mengikuti pendekatan atau paradigmma Inkuiri Apresiatif.



    Rantau Pandan, 12 Agustus 2022

                        Penulis


Selasa, 09 Agustus 2022

 

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2

Pembelajaran di kelas

Rangkaian kegiatan diklat yang sudah saya jalani dari materi modul 1.1 hingga modul 1.2 memberikan pengalaman berharga bagi saya. Saya menuangkan dalam model 4F untuk merefleksi diri saya selama mengikuti diklat ini hingga pembelajaran di modul 1.2.

1.    Facts ( Peristiwa )

Modul 1.1 memberikan pemahaman kepada peserta diklat tentang filosofis pemikiran Ki Hajar Dewantara. Pemikiran KHD bahwa pendidkan diawali dari proses menuntun,  pendidikan yang menuntun untuk melahirkan generasi masa kini yang lebih solidaritas akan kebersamaan, kolaboratif dan menumbuhkan sikap gotong royong menjadi pribadi yang kritis, peka terhadap perubahan zaman untuk menyongsong masa depan yang humanis penuh dengan kasih sayang. Siswa menjadi manusia yang jujur , bersih hati untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan.  Sesuai dengan pemikiran KHD akan tujuan pendidikan yaitu  menuntun segala kodrat yang ada pada anak- anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi- tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Dalam modul 1.2 ada banyak materi yang dipaparkan  tentang nilai dan peran guru penggerak. Dimulai dari diri yaitu kita menggambarkan peta posisi diri dalam sebuah trapesium yang bisa dimaknai bagaimana proses diri dari sejak lahir . Di dalam trapezium juga dapat diketahui  hal- hal yang pernah kita alami di masa lalu. Materi yang disajikan dalam modul 1.2 sangat komplek dari system kerja otak, kebutuhan dasar manusia, profil pelajar pancasila, nilai dan peran guru penggerak.

 2.    Feeling ( Perasaan )

Banyak perasaan yang tergambar dari semua yang saya alami, secara teknis diklat yang saya ikuti banyak mengalami kendala terutama jaringan internet sangat tidak stabil. Selain itu sebuah penyesalan terhadap apa yang sudah saya lakukan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Semakin saya tahu tentang materi merdeka belajar semakin menyiratkan rasa berdosa bagi saya. Saya merasa bersalah dengan menargetkan anak dengan kriteria- kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Saya belum menyadari sepenuhnya bahwa siswa memiliki karakteristik yang berbeda- beda.

3.    Findings ( Pembelajaran )

Dalam modul 1.2 ada banyak materi yang dipaparkan  tentang nilai dan peran guru penggerak. Dimulai dari diri yaitu kita menggambarkan peta posisi diri dalam sebuah trapesium yang bisa dimaknai bagaimana proses diri dari sejak lahir . Di dalam trapezium juga dapat diketahui  hal- hal yang pernah kita alami di masa lalu.

Langkah kedua dari modul 1.2 adalah ekplorasi konsep. Eksplorasi konsep merupakan rangkain dari peta posisi diri. Dalam eksploras konsep peserta diajak untuk memahami keberadaan system otak  manusia serta teori- teori yang menjelaskan keterkaitan antara organ otak dengan cara pengambilan keputusan. Di samping itu peserta diajak untuk memahami nilai dan peran guru penggerak yang di targetkan menjadi guru masa depan untuk menciptakan profil pelajar pancasila.

Dalam ruang kolaborasi peserta diminta untuk berkolaborasi dalam kelompok menyelesaikan tugas mengenai kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan nilai dan peran guru penggerak. Dari hasil masing- masing kelompok dipersentasikan untuk mendapatkan tanggapan dan saran  kelompok lain.

Demontrasi kontekstual modul 1.2 ini peserta diminta untuk memposisikan diri pada tiga tahun ke depan setelah jadi guru penggerak. Peserta diminta untuk membayangkan apa kegiatan yang dilakukan setelah menjadi guru penggerak. Hal ini posisi diri yang di bayangkan pada posisi di masa mendatang.

Elaborasi pemahaman peserta mendapatkan penguatan materi yang ada di eksplorasi konsep oleh instruktur. Dalam elaborasi pemahaman peserta di ajak untuk mengkaji ulang tentang nilai dan peran guru penggerak. Diulas kembali materi yang berkaitan dengan system kerja otak, profil pelajar pancasila, kebutuhan dasar manusia, nilai dan peran guru penggerak.

 

4.    Futrure ( Penerapan )

 

        Saya sangat berharap untuk sekarang dan  di masa mendatang saya dapat menerapkan pembelajaran :

1.    Pembelajaran yang menyenangkan, sehingga siswa yang duduk dihadapan saya bukan hanya siswa yang mau belajar dengan saya melainkan siswa yang juga harus saya mengerti kemauannya.

2.    Saya akan melakukan refleksi dalam setiap kegiatan yang saya lakukan terutama yang berkaitan dengan pembelajaran.

3.    Saya akan berusaha menyediakan media yang mudah dipahami olek siswa saya.

4.    Melakukan kolaborasi dengan tewan sejawat untuk menambah pemahaman tentang tugas saya sebagai pendidik.

5.    Saya akan aktif dalam komunitas praktisi yang dapat mendukung saya untuk lebih memahami dan memperbaiki kinerja sebagai pendidik.

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1.a.8

Pengambilan Keputusan Berbasis  Nilai - nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin    “ Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka...