Rabu, 21 Oktober 2020

PENGENALAN RUMAH BELAJAR DENGAN TATAP MAYA

 


  Perkembangan teknologi yang begitu pesat menimbulkan banyak perubahan, salah satunya perubahan yang terjadi pada dunia pendidikan. Nuansa pembelajaran jarak jauh menuntut untuk penggunaan teknologi yang bisa memfasilitasi pembelajaran ini. Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk memfasilitasi tatap maya, semua adalah produk dari perubahan dan perkembangan teknologi.

Masih kurangnya penguasaan IT oleh guru atau tenaga pendidik juga andil dan menjadi salah satu kendala yang mendasar akan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Pemerintah sedang menggiatkan tenaga pendidikan untuk melek teknologi guna mendukung pembelajaran di masa pandemi ini. Berbagai seminar online diselenggarakan pihak pemerintah maupun swasta untuk membantu sentuhan teknologi ke seluruh pelosok pertiwi.




Demikian pula dalam sosialisasi rumah belajar yang dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2020. Pengenalan rumah belajar dengan tatap maya dilaksanakan. sosialisasi dengan memanfaatkan aplikasi zoom cloud meeting dengan peserta guru- guru SMPN 2 Limbur Lubuk mengkuang dan  SMKN 7 Muara Bungo. Namun dalam penyelenggaraan yang masih sederhana, sosialisasi ini masih pada lingkup tertutup. Hal ini disebabkan penguasaan tentang tatap maya masih sedang dalam tahap belajar.

 

Fitur – fitur yang ada pada portal rumah belajar sangat menarik perhatian peserta diklat. Yang sebagian besar dari peserta belum begitu mengetahui bahwa pada portal Rumah Belajar banyak menawarkan solusi untuk mengatasi masa pandemi.  Salah satu yang menarik perhatian peserta adalah keberadaan Edugame sebagai salah satu cara untuk mengajak anak belajar sambil bermain. Edugame dapat dimanfaatkan oleh guru dalam pembelajaran dan peserta didik akan lebih bersemangat .




         Untuk kedepannya diharapkan Edugame dan fitur- fitur yang lain dapat lebih bisa memberi andil bagi perbaikan pendidikan di Indonesia. Rumah belajar semakin bisa memberikan sumbangan kepada dunia untuk menciptakan generasi yang peka terhadap perubahan teknologi. Sebab kecakapan peserta didik menjadi tuntutan masyarakat dan pemerintah untuk mempersiapkan generasi yang tangguh, jujur dan penuh tanggung jawab. Demi tercapainya cita- cita bangsa menjadi bangsa yang mandiri dan mampu bersaing di dunia internasional.

                Daftar Hadir: https://forms.gle/Jk3UkDkUoUzFExTi8

                       

Merdeka Belajarnya .....

Rumah Belajar Portalnya .....

Maju Indonesia .....




SAHABAT RUMAH BELAJAR MERANGKUL SD 90/ II TALANG PANTAI







Pandemi yang melanda hampir seluruh belahan dunia berpengaruh pada semua sektor termasuk sektor pendidikan. Perubahan yang begitu cepat menuntut kita semua harus sanggup untuk menemukan solusi pemecahan. Dunia pendidikan mengambil berbagai tindakan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran yang langsung terasa dampaknya bagi seluruh lapisan masyarakat. Tuntutan untuk melakukan perbaikan terus dilaksanakan oleh dunia pendidikan. Hal itu disebabkan pembelajaran secara langsung belum dapat dilaksanakan.  

Demikian yang dilakukan SRB Martini, S.Pd untuk mengadakan sosialisasi di SD 90/II Talang Pantai, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo. Kepala Sekolah mengundang SRB untuk mengadakan sosialisasi tentang Rumah Belajar. Sosialisasi yang diikuti oleh Bapak dan Ibu gurupun akhirnya terlaksana pada hari Senin, tanggal 05 Oktober 2020. Peserta diklat dikenalkan fitur- fitur yang ada dirumah belajar. Kepala sekolah langsung mendaftar sebagai sekolah penyelenggara kelas maya di hari itu juga.

Kehadiran Rumah Belajar sangat tepat diambil sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi pembelajaran jarak jauh ini. Pada level berbagi peserta diklat pembatik melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama guru untuk mengenal lebih jauh tentang Rumah Belajar. Kebermanfaatan Rumah belajar yang memang baru sedikit atau belum sama sekali diketahui oleh masyarakat. Sosialisasi yang dilakukan peserta pembatik setiap provinsi disambut antusias oleh audien.



Pengenalan fitur- fitur Rumah Belajar dalam sosialisasi begitu hebat mendapat respon peserta. Selain banyak fitur yang menarik sosialisasi yang dilakukan saat ini memang momen yang tepat bagi Rumah Belajar untuk melakukan sumbangsih kepada dunia pendidikan. Pusdatin yang berperan sebagai background serta naungan Rumah Belajar semakin meyakinkan masyarakat akan manfaat menggunakan portal ini.


https://youtu.be/Q3FFQa-RTII

Fitur- fitur utama seperti sumber belajar, bank soal, laboratorium maya, maupun kelas digital mempunyai tampilan menarik dan pemanfaatan yang bisa dibilang sangat mudah. Demikian fitur pendukung antara lain Buku Sekolah Elektronik, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Peta Budaya dan Wahana Jelajah Angkasa. dan masih banyak lagi fitur pendukung dan tautan dari Rumah Belajar.

Sebagai portal dibawah rekomendasi kementrian Pendidikan dan Kebudayaan maka pemanfaatan Rumah Belajar tanpa berbayar atau gratis. Hal ini sangat membantu masyarakat sebab bertepatan dengan pandemi yang melanda negara kita dan juga dunia. Situasi ekonomi yang merosot sehingga menyebabkan sebagian besar masyarakat mengalami penurunan pendapatan. Kebijakan pemerintah akan kuota belajar bagi guru dan peserta didik  adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Daftar Hadir: 

https://drive.google.com/file/d/1UikCHuvfrmN7dKaYlNhrJxyjuNT-ljDW/view



Merdeka Belajarnya .....

Rumah Belajar Portalnya .....

Maju Indonesia .....

KOLABORASI SRB DI KORWIL III TANAH TUMBUH



 


 

Tantangan Pembelajaran jarak jauh memang mengundang berbagai asumsi dan reaksi bagi dunia pendidikan. Untuk sebagian peserta didik sangat cepat menerima perubahan ini, namun ada di bagian lain yang harus menjerit dengan fenomena belajar jarak jauh. Harapan tentang anak bisa belajar mandiri untuk sebagian sekolah memang masih menemukan banyak kekurangan. Peserta didik serasa kurang mendapat perhatian dari pihak sekolah, karena belajar tatap muka belum memungkinkan dilaksanakan dalam waktu dekat.

 Hal itu terjadi terutama pada daerah- daerah yang masih jauh dengan pusat kota. Minimnya jaringan internet di sebagian wilayah Indonesia menyebabkan mekanisme pembelajran jarak jauh mengalami beberapa kendala. Meskipun pemerintah telah memberikan kuota belajar untuk peserta didik dan guru namun praktiknya masih banyak yang belum bisa memanfaatkan secara maksimal.

Dalam menghadapi situasi itu Kepala Korwil III Tanah Tumbuh, Suhardi, S.Pd menyambut antusias kehadiran Sahabat Rumah Belajar Pembatik Level 4 Jambi untuk mengadakan sosialisasi Rumah Belajar. Kolaborasi yang dilakukan oleh SRB Martini, S.Pd bersama SRB Warsiti, S.Pd yang merupakan peserta pembatik dari provinsi Jambi. Sosialisasipun terlaksana dengan baik pada tanggal 30 September 2020 yang bertempat di kantor Korwil III Tanah Tumbuh Jl. Tanah Tumbuh Lamo, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo.

Sosialisasi yang dihadiri oleh 22 kepala sekolah dan 22 operator sekolah, seluruh sekolah dasar yang berada di wilayah korwil III Tanah tumbuh. Momen yang tepat ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh SRB untuk memperkenalkan fitur- fitur rumah Belajar yang memang sebagian besar dari peserta sosialisasi belum memahami betul tentang Rumah Belajar dan pemanfaatannya guna pembelajaran jarak jauh sebagaimana yang terjadi saat ini.



Dalam sosialisasi itu SRB memperkenalkan aplikasi Rumah Belajar dan memberikan tutorial cara mendownload aplikasi rumah Belajar kepada peserta sosialisasi dengan menggunakan handphone yang peserta bawa. Setelah mendownload aplikasi SRB mengajak untuk membuka konten- konten yang ada pada fitur Rumah Belajar sesuai dengan jenjang sekolah yang peserta sosialisasi ampu. Pesertapun dengan cepat dapat membuka dan mempraktekkan dengan memilih konten- konten yang tersedia di portal Rumah Belajar.

Harapan ke depan dengan sosialisasi yang sudah terlaksana ini cepat bisa diaplikasikan oleh seluruh pendidik yang berada di kecamatan Tanah Tumbuh. Dan peserta didik dapat menerima manfaat dari sarana pembelajaran jarak jauh ini. Rumah Belajar semakin bisa dimanfaatkan keberadaanya dengan baik. Menjadikan fitur- fitur yang ada di Rumah Belajar lebih berdaya guna sehingga pendidikan tetap berjalan dengan lancar meski dalam suasana pandemi. Karena ada beberapa konten yang bisa diunduh dan bisa digunakan ketika peserta didik berada di luar jaringan. Hal ini adalah salah satu nilai lebih dari portal Rumah Belajar.

Daftar Hadir:

https://drive.google.com/file/d/1o7Gn1_5BwqlWcsmh5O6w3BmDTDzACYLF/view


Merdeka Belajarnya....

Rumah Belajar portalnya....

Maju Indonesia.......




Rabu, 14 Oktober 2020

KEHADIRAN RUMAH BELAJAR MENJAWAB TATANGAN BDR

         Rumah belajar merupakan salah satu portal di bawah naungan Pusat Data dan Teknologi Informasi yang biasa dikenal dengan Pusdatin. Keterlibatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat Rumah Belajar semakin tertantang untuk mengatasi permasalahan pembelajaran jarak jauh yang memang harus ditempuh pada masa pandemi ini.

           Belajar dari Rumah atau pembelajaran jarak jauh yang biasa dikenal dengan istilah BDR merupakan suatu hal yang memang harus kita hadapi. Pengaruh perubahan yang begitu siknifikan semakin menuntut instansi pendidikan untuk merubah cara pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi Komputer. Disini guru mau tidak mau dituntut untuk melek teknologi informasi. Hal ini diimbangi dengan peluncuran produk- produk alat elektronik yang menunjang pembelajaran dengan penerapan teknologi. 

        Peluncuran produk dunia berupa gadget seperti handphone, laptop/ komputer, Tablet/ iPad, kamera digital, Headset/ Headphone dan banyak lagi produk penunjang pembelajaran jarak Jauh. Hal ini juga didukung oleh sistem pemasaran dunia yang semakin mudah dan cepat. Masyarakat begitu mudahnya mendapatkan barang- barang tersebut dengan sistem pembelian baik secara online maupun ofline. Ini adalah bukti bahwa masyarakat tidak bisa menolak perubahan zaman yang begitu cepat. Satu- satunya jalan adalah mengikuti perubahan.

        Pada sisi lain belajar dari rumah menuntut kontribusi orang tua semakin meningkat. Peran orang tua sebagai pendamping anak belajar dari rumah mulai dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Bahkan para ibu yang bukan dari unsur pendidik juga harus melakukan pendampingan. Kini masyarakat juga sudah mulai bergeser cara pandang terhadap dunia pendidikan. Pada dasarnya sekolah yang dianggap sebagian besar masyarakat sebagai satu- satunya sarana untuk pendidikan anak, kini peran itu ada sedikit perubahan. Keterlibatan orang tua dalam sistem BDR sangat menentukan dalam ketercapaian pembelajaran. Keaktifan orang tua sangat mempengaruhi proses belajar putra- putrinya.





            Hal ini menuntut pengarahan kepada wali murid untuk lebih aktif berkomunikasi dengan guru dan anak- anaknya. Pantauan orang tua dalam proses pembelajaran sangatlah diperlukan sementara banyak anak yang masih menyalahgunakan alat komunikasi yang diberikan orang tua mereka. Banyak anak yang masih main- main dengan gadget mereka sehingga kurang diperuntukkan sebagai sarana belajar jarak jauh ini.

            Latar belakang pendidikan orang tua juga sangat berpengaruh dalam mendampingi belajar dari rumah. Jadi hal yang harus dilakukan oleh guru dan orang tua adalah membangun komunikasi yang baik agar tujuan BDR bisa terlaksana. Komunikasi sangat menentukan keberasilan BDR. Guru harus menjalin kerjasama dengan wali murid, dan melaporkan hasil pembelajaran kepada orang tua.

            Rumah belajar bisa menjadi salah satu rekomendasi untuk mendukung belajar dari rumah. Peserta didik dapat memanfaatkan fitur- fitur yang ada pada Rumah Belajar. Selamat datang di Portal Rumah Belajar..... 

Merdeka Belajarnya....

Rumah Belajar portalnya.....

Maju Indonesia .....

 


KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1.a.8

Pengambilan Keputusan Berbasis  Nilai - nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin    “ Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka...